Dua orang duduk berhadapan di ruang sunyi. Yang satu berbicara dengan tenang dan terbuka. Yang lain mendengarkan dengan raut wajah keras, tangan menyilang, mata penuh curiga. Di antara mereka berdiri tembok transparan — tak terlihat, tapi sangat nyata. Cahaya dari satu sisi memancar hangat, tapi hanya memantul dingin di sisi satunya. Meski tidak ada kata-kata kasar, suasananya tegang. Bukan karena permusuhan, tapi karena satu hati tertutup oleh ketakutan lama yang belum dikenali.
09.07.2025 23:10