Seseorang duduk di dalam ruangan melingkar yang penuh cermin. Setiap cermin memantulkan citra dirinya — marah, bingung, penuh keraguan, merasa suci, merasa gagal. Ia duduk di tengah ruangan, diam namun gelisah. Tangannya memegang dada, matanya tertutup, seolah sedang berusaha mendengar sesuatu yang lebih dalam dari pantulan. Di satu sisi dinding, ada satu cermin retak — memantulkan ruang yang tidak tampak cermin sama sekali. Tapi ia belum menyadari keberadaan celah itu.
09.07.2025 23:09